logo
    • 06 SEP 19
    • 0
    USG dan Konsultasi Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) di Klinik Gracia

    USG dan Konsultasi Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) di Klinik Gracia

    Klinik Gracia menghadirkan layanan USG (ultrasonografi) dan konsul dengan Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn).

    Jadwal Praktek Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) Klinik Gracia:
    Setiap hari Rabu minggu ke 2 dan minggu ke 4 jam 9 pagi.

    Biaya USG dan Konsultasi hanya Rp 130.000 saja! Kuota terbatas hanya 10 orang per praktek.

    Buruan daftar ke ke: 081398514661 atau telp ke 02182486305.

    USG selama trimester pertama

    Pemeriksaan USG selama trimester pertama kehamilan bisa Anda lakukan untuk tujuan:

    • Memastikan bahwa Anda benar sedang hamil
    • Memeriksa detak jantung janin
    • Menentukan usia kehamilan bayi dan memperkirakan kapan bayi akan lahir
    • Memeriksa apakah Anda mempunyai kehamilan kembar
    • Memeriksa kondisi plasenta, rahim, ovarium, dan leher rahim (serviks)
    • Mendiagnosis kehamilan ektopik (ketika telur yang sudah dibuahi sperma tidak menempel di dinding rahim)
    • Mendiagnosis keguguran awal
    • Memantau apakah janin mengalami pertumbuhan yang abnormal

    USG selama trimester kedua dan ketiga

    Saat usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua dan ketiga, Anda bisa melakukan USG untuk tujuan yang lebih banyak, seperti:

    • Memantau pertumbuhan janin
    • Mengetahui posisi janin, apakah janin berada dalam posisi sungsang, melintang, kepala di bawah (cephalic), atau posisi normal
    • Menentukan jenis kelamin bayi
    • Memastikan apakah Anda mempunyai kehamilan kembar
    • Memeriksa plasenta apakah bermasalah, seperti plasenta previa dan abrupsio plasenta
    • Memeriksa apakah bayi Anda berpotensi mengalami Down syndrome (biasanya dilakukan pada usia kehamilan 13 dan 14 minggu)
    • Memeriksa apakah bayi berpotensi mengalami kelainan bawaan atau cacat lahir
    • Memeriksa apakah bayi dalam kandungan mengalami kelainan struktural atau masalah pada aliran darah
    • Memantau kondisi cairan ketuban
    • Memantau apakah bayi menerima cukup oksigen dan nutrisi
    • Mendiagnosis masalah pada ovarium atau rahim, seperti tumor
    • Mengukur panjang leher rahim
    • Mengetahui apakah Anda membutuhkan tes lain, seperti amniosentesis
    • Memastikan bayi Anda sehat dan tidak mati dalam kandungan
    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply
WhatsApp Kami